Jan 05, 2026

Para pelaku pasar bearish menekan kurs EURUSD dalam perdagangan pasar yang tipis menjelang liburan, dan investor menantikan hari pertama tahun 2026.

EURUSD – Daily Chart

Grafik Harian EURUSD

Harga EUR/USD telah meninggalkan tahun 2025 dengan catatan bearish, dan penjualan lebih lanjut mungkin akan terjadi ketika pasar dibuka. Level 1.14193 adalah target bagi para pelaku pasar bearish, karena kisaran perdagangan hingga 1.1831 terus berlanjut.

Prediksi terbaru dari bank investasi seperti Goldman Sachs dan Deutsche Bank menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut pada dolar tahun ini. Hal itu disebabkan oleh ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan nada dovish karena bank sentral lainnya mulai menaikkan suku bunga.

Bank of Japan diperkirakan akan menaikkan suku bunga bulan ini, sementara ECB mungkin akan menyusul dengan kenaikan pada kuartal ketiga. Bank sentral lainnya diperkirakan akan mempertahankan pandangan hawkish, dengan Reserve Bank of Australia, People’s Bank of China, dan Bank of England berupaya mengatasi inflasi.

Sebaliknya, Federal Reserve diperkirakan akan mempertahankan nada dovish selama beberapa bulan ke depan karena Trump bersiap untuk menggantikan Jerome Powell dengan ketua yang dovish. Katalis kunci berikutnya bagi keduanya adalah keputusan suku bunga Bank Sentral Eropa yang akan datang pada hari Kamis.

Para ekonom memperkirakan bank tersebut akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan ini, karena ekonomi blok tersebut stabil dan inflasi sebagian besar terkendali. Namun, beberapa analis memperkirakan bank tersebut akan memangkas suku bunga pada bulan Maret, dengan seorang analis Bloomberg menulis:

“Meskipun ECB tampaknya enggan untuk memangkas suku bunga lagi, pandangan kami adalah bahwa risiko terhadap prediksi kami untuk tidak ada perubahan cenderung ke arah penurunan. Kami pikir bank sentral meremehkan ancaman yang ditimbulkan oleh tarif AS terhadap ekonomi kawasan ini.”

Baca Selengkapnya

Harga Emas Turun ke Level $5.000 karena Ekspektasi Penurunan Suku Bunga Fed Memudar
Harga Minyak Mentah WTI Turun di Bawah $100 karena Harapan Pembukaan Kembali Selat Hormuz
Bitcoin Pulih di Atas $70.000 Setelah Trump Memberi Sinyal Akhir Cepat untuk Konflik Iran
GBPUSD Sterling Kembali Naik di Atas 1.3400 di Tengah Guncangan Harga Minyak Selat Hormuz, Peluang Pemotongan Suku Bunga Bank of England Menurun
Harga Minyak Mentah WTI Melonjak di Atas $100 karena Konflik Timur Tengah Mengganggu Pasokan Global
Harga Emas Melonjak Melampaui $5.300 sebagai Aset Aman dari Konflik AS-Iran